ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Apa kabarnya ya Sumanto si manusia kanibal sekarang? Ternyata miris,
ingin menikah, tapi malah begini nasibnya.
Hukuman penjara bisa saja mengubah perilaku seorang pelaku
kejahatan. Sayang, belum tentu juga merubah stigma masyarakat terhadapnya.
Hal itu sepertinya pas untuk menggambarkan nasib seorang pria
bernama Sumanto.
Masih ingat dengannya?
Namanya terdengar sampai ke luar negeri, lho. Gara-gara kasus dia
makan daging manusia, Sumanto dijuluki raja kanibal Indonesia.
Sebelum ditangkap, pria ini sudah menyantap 3 orang. Korban pertama
yakni rekannya saat dia bekerja di pabrik gula.
Kedua, penjahat yang mencoba merampoknya, dan ketiga, mayat yang
baru 16 jam dikubur. Dari korban ketiga ini akhirnya Sumanto dapat ditangkap.
Dia mengaku memakan daging manusia untuk memperoleh kesaktian.
Merinding dengar kisahnya. Apa kabar ya Sumanto sekarang?
Ternyata paska keluar dari tahanan pada 2006 lalu karena kasus
pembongkaran kuburan dan pengambilan mayat itu, ia tak sepenuhnya menghirup
udara bebas.
Warga desa tempat tinggalnya, desa Plumutan, Kemangkon, Purbalingga
menolak kehadirannya kembali di desa.
Beruntung, seorang pengasuh panti rehabilitasi mental Annur,
Bungkanel Karanganyar Purbalingga Supono bersedia menampungnya.
Belasan tahun Sumanto tinggal di panti, apakah Sumanto mengalami
perubahan?
Dilansir dari laman Tribun, fisik Sumanto tak banyak mengalami
perubaban sejak 11 tahun lalu.
Tubuhya masih gempal.
Tak terlihat banyak uban pada rambut kepalanya.
Kumis panjangnya tetap khas, hampir menyatu dengan jenggot.
Hanya kulit pipinya terlihat agak kempot.
Supono mengungkapkan, dari segi kepribadian, Sumanto telah
mengalami banyak perubahan semenjak tinggal di panti.
Sumanto menjadi pribadi lebih baik.
Ia beraktivitas layaknya masyarakat normal di dalam panti, mulai
mencabuti rumput, bertani, memberi makan burung, dan membantu pekerjaan Supono.
"Aktivitas saya bantu-bantu pak Haji (Supono) cabut-cabut
rumput, bertani, ikut pengajian, pokoknya ikut pak haji,"kata Sumanto.
Selain beraktivitas sosial, Sumanto juga rajin mengikuti pengajian
yang diselenggarakan panti.
Menurut Supono, Sumanto mampu melafalkan ayat Al Quran.
Pada beberapa kesempatan, Sumanto juga dipercaya mengumandangkan
azan.
Berbagai kemajuan yang dialami Sumanto ternyata tak membuat
citranya membaik di masyarakat.
Stigma Sumanto sebagai sosok mengerikan tak lantas sirna dari benak
masyarakat.
Ia tetap ditolak oleh warga saat beberapa kali hendak dipulangkan
ke rumah orang tuanya.
Apa keinginan Sumanto?
Sumanto tetaplah manusia berperasaan yang punya kerinduan terhadap
orang tuanya.
Ia ingin kembali pulang ke tanah kelahiran dan menjalani aktivitas
layaknya manusia normal.
Sayang, lima kali ia coba dikembalikan ke keluarganya oleh pengasuh
panti, Sumanto tetap ditolak warga.
Bayangan mengerikan terhadap perbuatan keji Sumanto di masa silam
masih terpatri di benak sebagian masyarakat.
Selain kembali ke rumah, Sumanto juga sempat menyampaikan
keinginannya untuk menikah.
Ia mendambakan seorang perempuan yang bisa menerima apa adanya.
Sebagai sesama lelaki, Supono mengerti kemauan Sumanto yang
menginginkan pendamping hidup.
Namun, melihat pandangan miring masyarakat terhadap Sumanto selama
ini, ia pun pesimis dapat mewujudkan keinginan Sumanto.
Supono sempat berusaha mencarikan jodoh untuk Sumanto. Ia pernah
mengumumkan keinginan Sumanto itu ke publik melalui media.
Supono bahkan siap menanggung biaya resepsi pernikahan jika ada
perempuan yang bersedia dipinang Sumanto.
"Sudah saya umumkan. Biaya nikah saya tanggung, mau nikah di
hotel mana silakan saya tanggung. Tapi tidak ada yang mau sampai
sekarang,"katanya
Sumanto sepertinya harus mengubur mimpi-mimpi indahnya itu.
Mimpi yang ia bangun selama belasan tahun dari dalam ruangan
berukuran sekitar 3x5 meter di dalam panti.
Di ruangan itu, Sumanto paling banyak menghabiskan waktu.
Seringkali ia menyanyikan tembang Jawa dengan suara lantang.
Nyanyiannya menggema syahdu.
Memecah keheningan panti berisi puluhan penderita gangguan mental
yang sama terdiam.
0 Response to "Ingin Menikah, Tapi Nasib Sumanto si Manusia Kanibal Sekarang Malah Jadi Begini"
Posting Komentar